Mediasumutku.co.id | BATAM Rabu 12 Agustus 2026 – Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Regional Sumatera yang digelar di Kota Batam. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.
Rakor ini menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah se-Sumatera untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus memastikan berbagai program pemerintah dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Bobby Nasution bersama para kepala daerah dan Forkopimda se-Sumatera membahas pentingnya sinergi lintas sektor dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.
Menurut Bobby, kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, Forkopimda dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar program-program prioritas pemerintah dapat berjalan secara efektif, cepat, dan tepat sasaran.
“Menjaga stabilitas dan memastikan program pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat membutuhkan kolaborasi yang kuat,” ujar Bobby.
Ia menegaskan, forum koordinasi regional tersebut juga menjadi ruang untuk menyelaraskan kebijakan pemerintah pusat dengan kebutuhan daerah, sehingga pelaksanaan program pembangunan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
Bobby berharap sinergi dan kerja sama yang terbangun dalam Rakor Kepala Daerah dan Forkopimda Regional Sumatera semakin solid, khususnya dalam mendukung terciptanya stabilitas, keamanan, serta percepatan pembangunan di wilayah Sumatera Utara.
“Semoga sinergi yang terbangun semakin kuat, solid, dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat Sumatera Utara,” katanya.
Melalui penguatan koordinasi tersebut, pemerintah daerah diharapkan mampu menjalankan berbagai program prioritas secara lebih terarah sekaligus memastikan kebijakan pemerintah memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.Red












