Mediasumutku.co.id | SIPIROK Kamis 16 Juli 2026 – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu menyerahkan bantuan kolam bundar, bibit ikan lele, dan pakan ikan kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Panindoan di Desa Situmba, Kecamatan Sipirok.
Bantuan tersebut diberikan sebagai upaya mendorong peningkatan produksi perikanan sekaligus mewujudkan swasembada ikan di Kabupaten Tapanuli Selatan.
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Sipirok, Kepala Desa Situmba, tokoh masyarakat, pengurus dan anggota Pokdakan Panindoan, mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL), serta masyarakat setempat.

Kepala Dinas Perikanan Tapsel Saiful AP Nasution melaporkan, bantuan yang disalurkan merupakan stimulan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat melalui usaha budidaya ikan. Bantuan tersebut terdiri dari 14 unit kolam bundar, dengan 10 unit ditempatkan di Desa Situmba. Setiap kolam mendapatkan 1.000 ekor bibit ikan lele dan tiga sak pakan ikan.
Ia juga menyampaikan bahwa Program Gerakan Seribu Kolam terus menunjukkan perkembangan. Sepanjang tahun 2025, sebanyak 977 kolam telah dibangun melalui dukungan APBD Kabupaten, APBD Provinsi, CSR, dan dana ketahanan pangan desa. Pada tahun 2026, penambahan kolam terus dilakukan sehingga target program diyakini dapat tercapai.
Dalam arahannya, Bupati Gus Irawan menegaskan bahwa bantuan tersebut bukan sekadar pemberian sarana, melainkan pemicu agar masyarakat semakin aktif memanfaatkan lahan yang dimiliki untuk kegiatan produktif, termasuk budidaya ikan, pertanian, dan peternakan secara terintegrasi.
Menurutnya, tujuan utama Gerakan Seribu Kolam bukan hanya mengejar jumlah kolam yang dibangun, tetapi menjadikan Tapanuli Selatan mampu memenuhi kebutuhan ikan secara mandiri. Ia mengungkapkan, berdasarkan data tahun 2024, sebagian kebutuhan ikan masyarakat Tapsel masih dipasok dari luar daerah, terutama Sumatera Barat.
Bupati juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan telah menyiapkan berbagai program pendukung, di antaranya pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbunga nol persen bagi pelaku usaha produktif terdampak bencana, serta kerja sama dengan BUMD sebagai distributor pakan dan benih sekaligus menjadi offtaker hasil produksi masyarakat.
Selain itu, Gus Irawan mengajak masyarakat agar tidak membiarkan lahan kosong tidak produktif. Menurutnya, pengembangan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan merupakan strategi untuk mempercepat pemulihan ekonomi pascabencana sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pada kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan seluruh camat, kepala desa, penyuluh, dan masyarakat agar bersama-sama mendukung program ketahanan pangan serta memberantas penyalahgunaan narkoba, melawan praktik rentenir, dan mengurangi kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Pokdakan Panindoan, Hasan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan atas bantuan yang diberikan. Ia berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan produksi budidaya ikan sekaligus menambah pendapatan anggota kelompok dan masyarakat Desa Situmba, ” pungkasnya.Red












