Grand Opening Cafe Lat’te, Lapas Tebing Tinggi Perkuat Pembinaan Keterampilan Barista

oleh -16 Dilihat
banner 468x60
BAGIKAN

Mediasumutku.co.id | Tebing Tinggi Kamis 2 Juli 2026 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tebing Tinggi resmi menggelar Grand Opening Cafe Lat’te.

Peresmian yang berlangsung di lingkungan Lapas tersebut menjadi salah satu bentuk nyata komitmen dalam meningkatkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui pelatihan keterampilan barista.

banner 336x280

Kegiatan dihadiri oleh Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Lapas Kelas IIB Tebing Tinggi, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka KPLP), Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik), Kepala Subseksi Kegiatan Kerja (Kasubsi Giatja), Kepala Subseksi Keamanan, jajaran petugas, Yayasan Anugerah Insan Residivist (YAIR), serta warga binaan.

Grand Opening Cafe Lat’te merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara Lapas Kelas IIB Tebing Tinggi dengan Yayasan Anugerah Insan Residivist dalam penyelenggaraan pelatihan barista bagi warga binaan. Program ini diharapkan dapat membekali peserta dengan keterampilan yang bermanfaat sebagai bekal untuk kembali ke tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana.

Baca juga:  Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap Serahkan Santunan Anak Yatim pada Buka Puasa Gerindra Sumut

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan doa, kemudian dilanjutkan dengan prosesi pengguntingan pita oleh Plh. Kepala Lapas Kelas IIB Tebing Tinggi bersama Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist sebagai simbol diresmikannya Cafe Lat’te. Acara kemudian ditutup dengan makan bersama dalam suasana penuh keakraban.

Plh. Kepala Lapas Kelas IIB Tebing Tinggi, Erwin F. Simangunsong, menyampaikan bahwa kehadiran Cafe Lat’te merupakan bagian dari upaya menghadirkan pembinaan yang produktif dan berorientasi pada peningkatan kompetensi warga binaan.

Baca juga:  Bobby Nasution akan Bangun Puskesmas Rawat Inap, Jalan dan Dermaga di Pulau Kampai

“Cafe Lat’te bukan sekadar tempat menyajikan kopi, tetapi menjadi sarana pembelajaran dan praktik bagi warga binaan untuk mengembangkan keterampilan barista.

Kami berharap kemampuan yang diperoleh dapat menjadi bekal yang bermanfaat ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujar Erwin. Ia juga menegaskan bahwa sinergi dengan berbagai pihak menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program pembinaan di Lapas.

“Kami mengapresiasi dukungan Yayasan Anugerah Insan Residivist yang telah berkolaborasi.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.