KPK Sita 55 Kilogram Logam Platinum dan Valas Rp1,22 Miliar dari OTT Bupati Langkat Syah Afandin

oleh -12 Dilihat
banner 468x60
BAGIKAN

Mediasumutku.co.id | Jakarta Sabtu 4 Juli 2026 –  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap barang bukti dalam jumlah besar hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat Bupati Langkat, Syah Afandin alias Ondim, bersama tujuh orang lainnya pada Kamis (2/7/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, menyampaikan bahwa tim penyidik menemukan sejumlah barang bukti bernilai fantastis saat melakukan penggeledahan terhadap kendaraan dan aset milik tersangka.

banner 336x280

Selain mengamankan uang tunai sebesar Rp100 juta yang ditemukan di bawah jok mobil, penyidik juga menyita valuta asing senilai sekitar Rp1,22 miliar.

Baca juga:  Dua Koperasi Hadir di Sumut, Dukung Program Ekonomi Kerakyatan Presiden Prabowo

Tak hanya itu, KPK turut menyita sebanyak 55 keping logam platinum dengan total berat mencapai 55 kilogram yang ditemukan dari kendaraan pribadi Syah Afandin. Penemuan tersebut menjadi salah satu barang bukti paling mencolok dalam operasi tersebut.

Sebagai bagian dari upaya penelusuran aset, KPK juga telah memblokir rekening yang diduga terkait dengan perkara tersebut dengan nilai mencapai Rp2,27 miliar.

Baca juga:  Sumut Terima Pengembalian TKD Terbesar, Tito Karnavian Ungkap Alasannya

Penyitaan berbagai aset tersebut dilakukan untuk kepentingan penyidikan sekaligus mendalami dugaan tindak pidana korupsi yang sedang ditangani KPK. Lembaga antirasuah itu menegaskan akan terus menelusuri asal-usul seluruh aset dan aliran dana yang berkaitan dengan perkara ini.

Kasus OTT yang menjerat Bupati Langkat beserta tujuh orang lainnya masih terus dikembangkan. KPK menyatakan proses penyidikan akan dilakukan secara profesional dan transparan guna mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.Red

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.