Cekcok Berujung Maut, IRT di Bajenis Tewas Ditikam Tetangga

oleh -200 Dilihat
Seorang ibu rumah tangga (IRT) dilaporkan meninggal dunia setelah menjadi korban penikaman oleh seorang pria yang diduga merupakan tetangganya.
banner 468x60
BAGIKAN

TEBING TINGGI — Peristiwa tragis menggegerkan warga di Perumahan BTN Purnawirawan, tepatnya di Jalan Kutilang, Kelurahan Bulian, Kecamatan Bajenis, Kota Tebing Tinggi, Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 18.45 WIB. Seorang ibu rumah tangga (IRT) dilaporkan meninggal dunia setelah menjadi korban penikaman oleh seorang pria yang diduga merupakan tetangganya.

Korban diketahui bernama Nita Rika Irawati Br. Gultom (43), seorang buruh harian lepas yang tinggal di lokasi kejadian dan memiliki satu orang anak. Sementara itu, pelaku diketahui berinisial RZ alias Reza (26) yang merupakan tetangga korban.

banner 336x280

Menurut keterangan saksi Mangihut Simbolon (64) di lokasi kejadian, peristiwa bermula saat dirinya mendengar keributan di depan rumahnya. Ia kemudian keluar rumah dan melihat korban dan pelaku tengah terlibat cekcok.

“Saya dengar ribut-ribut di depan rumah. Waktu saya keluar, korban dan pelaku sudah cekcok. Saya sempat mencoba melerai, tapi pelaku tidak mengindahkan,” ujar Mangihut.

Saksi menambahkan, pelaku kemudian mengeluarkan benda tajam yang diduga pisau dari dalam bajunya dan langsung menyerang korban.

“Pelaku mengeluarkan pisau dari dalam baju dan langsung menusuk korban beberapa kali. Setelah itu korban terjatuh dan meninggal di tempat,” tambahnya.

Usai kejadian, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi. Sementara itu, warga setempat membawa jasad korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi untuk dilakukan visum.

Petugas dari Sat Reskrim Polres Tebing Tinggi bersama tim Inafis yang menerima laporan dari masyarakat langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Salah seorang warga di lokasi kejadian, Imanuel, menyebutkan bahwa insiden tersebut diduga dipicu persoalan pribadi antara korban dan pelaku.

“Katanya pelaku tidak senang karena dirinya diviralkan di media sosial oleh korban. Mereka sempat cekcok sebelum akhirnya terjadi penikaman,” kata Imanuel.

Hingga berita ini diturunkan, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian Polres Tebing Tinggi. Pihak kepolisian juga belum memberikan keterangan resmi terkait motif pasti dalam peristiwa penikaman tersebut.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.