Zakiyuddin Harahap: Jangan Sampai Banyak Masjid Tapi Anak Belum Bisa Mengaji

oleh -113 Dilihat
Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap mengingatkan pentingnya menghidupkan kembali tradisi belajar mengaji di lingkungan masyarakat, terutama di kawasan yang memiliki banyak masjid.
banner 468x60
BAGIKAN

MEDAN — Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap mengingatkan pentingnya menghidupkan kembali tradisi belajar mengaji di lingkungan masyarakat, terutama di kawasan yang memiliki banyak masjid.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Safari Ramadan Pemerintah Kota Medan di Masjid Al Ikhlas Medan Perjuangan, Jalan Pimpinan Gang Sukadamai, Kecamatan Medan Perjuangan, Senin (16/3/2026).

banner 336x280

Dalam sambutannya, Zakiyuddin mengaku prihatin setelah mengetahui adanya madrasah di sekitar kawasan tersebut yang kini sudah tidak lagi aktif.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama karena masih ada anak-anak yang belum memiliki tempat belajar membaca Al-Qur’an.

“Jangan sampai di daerah yang masjidnya begitu banyak, masih ada anak-anak yang belum pandai membaca Al-Qur’an. Ini perlu kita perhatikan bersama,” ujarnya.

Ia pun meminta camat dan lurah setempat untuk segera mendata kondisi pendidikan mengaji anak-anak di lingkungan tersebut, sekaligus mendorong agar kegiatan madrasah dapat kembali diaktifkan.

Menurut Zakiyuddin, masjid tidak hanya dibangun untuk menunjukkan kemegahan bangunannya, tetapi harus benar-benar dihidupkan dengan berbagai kegiatan ibadah dan aktivitas sosial masyarakat.

“Masjid ini tempat kita beribadah sekaligus bersosialisasi. Biasakan memberi dan bersedekah. Jangan sampai ada masjid yang besar dan megah, tetapi di sekitarnya masih ada warga yang kesulitan makan,” katanya.

Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan rumah ibadah, termasuk fasilitas pendukung seperti kamar mandi dan tempat wudhu, karena hal tersebut menjadi bagian penting dari kenyamanan beribadah.

Bantuan untuk Masjid dan Anak Yatim

Dalam kegiatan Safari Ramadan tersebut, Zakiyuddin Harahap juga menyerahkan berbagai bantuan kepada Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al Ikhlas.

Bantuan yang diberikan antara lain hibah sebesar Rp50 juta untuk rehabilitasi masjid serta bantuan sosial Rp10 juta beserta paket Ramadan.

Pemerintah Kota Medan juga menyerahkan akta pendirian koperasi masjid dan satu unit gerobak usaha untuk mendukung kegiatan ekonomi jamaah.

Selain itu, diserahkan pula bantuan lainnya berupa 100 bibit cabai, satu set tenis meja, rak buku, satu set buku dengan barcode e-book, serta santunan kepada 50 anak yatim piatu.

Safari Ramadan tersebut turut dihadiri penceramah Muhyiddin Nasution, Wakil Ketua DPRD Kota Medan Zulkarnaen, Ketua BKM Masjid Al Ikhlas Khoirul Amri Nasution, para alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran Pemerintah Kota Medan.

Kegiatan itu juga dihadiri Camat Medan Perjuangan Ika Handayani Tarigan beserta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), anak-anak yatim piatu, dan ratusan jamaah yang memadati Masjid Al Ikhlas.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.